Madiara dalam Perspektif Jemaat GMIM Haleluya Kayuuwi Wilayah Kawangkoan Dua

  • Solideo Timotius Rumondor Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia di Tomohon
  • Marhaeni Luciana Mawuntu Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia di Tomohon
Kata Kunci: GMIM, Madiara, okultisme, agama

Abstrak

Artikel ini membahas mengenai Madiara dalam Perspektif Jemaat GMIM Haleluya Kayuuwi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah metode yang dilakukan untuk mengetahui gambaran, keadaan, suatu hal dengan cara mendeskripsikannya sedetail mungkin berdasarkan fakta yang ada. Dahulu Sebagian besar masyarakat desa kayuuwi banyak yang sangat mempercayai hal-hal yang berkaitan dengan ritus, sehingga jika ada warga yang mati mendadak, sakit berkepanjangan ataupun menghilang di perkebunan maka masyarakat percaya orang tersebut di guna-guna, hal tersebut didasari rasa benci iri dengki kepada orang tersebut. Artikel ini ingin memeriksa perspektif dari setiap anggota jemaat tentang pemahaman mereka mengenai Madiara dan kaitannya dengan kehidupan bergereja.

Diterbitkan
2023-01-10
Bagian
Articles