Peran Pelayan Khusus (Penatua dan Diaken) Dalam Membangun Kesadaran Pemuda Beribadah di Jemaat GMIM Solafide Rasi Satu Wilayah Ratahan

  • Thesalonika Dea Oprety Ohy Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia di Tomohon
  • Olga N. Komaling Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia di Tomohon
  • Jefry Kalalo Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia di Tomohon
Kata Kunci: ibadah, pelayan khusus, pemuda

Abstrak

Artikel ini membahas tentang bagaimana Peran Pelayan Khusus dalam hal ini penatua dan diaken dalam membangun kesadaran pemuda beribadah di jemaat GMIM Solafide Rasi Satu Wilayah Ratahan dan tulisan ini juga hendak mengkaji bagaimana pemuda memahami tugas dan tanggung jawab mereka dalam keaktifan beribadah. Masalah yang dihadapi kurangnya kesadaran pemuda di dalam peribadatan jemaat. Hal ini juga diakibatkan kurangnya kesadaran pelayan khusus dalam hal ini penatua dan diaken memberi perhatian dalam memotovasi pemuda untuk beribadah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan prosedur dalam bentuk observasi, wawancara, pengumpulan data, pengolahan data, analisis data serta membuat kesimpulan. Implikasi penelitia ini adalah dapat berguna bagi pengembangan teologi praktika dalam pelayanan gereja. Artikel ini disusun dengan menguraikan tentang apa itu peran, pelayan khusus, pemuda dan ibadah serta kesimpulan.

Diterbitkan
2022-01-10
Bagian
Articles