Pendampingan Pastoral Terhadap Remaja Pecandu Minuman Keras di Jemaat GMIM Moria Darunu Wilayah Wori Dua

  • Marcella Valeria Zala Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Jefry Kalalo Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon
Kata Kunci: remaja, minuman keras, pendampingan pastoral

Abstrak

Artikel ini bertujuan menyajikan pendampingan Pastoral terhadap remaja pecandu minuman keras di Jemaat GMIM Moria Darunu Wilayah Wori Dua. Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Masa remaja ini, dikatakan sebagai masa pencarian jati diri karena remaja menghadapi situasi yang sulit dan membingungkan. Di satu sisi mereka masih bertingkah seperti anak-anak, namun di sisi lain mereka bertingkah seperti orang dewasa. Masalah dalam kajian tulisan ini didapati dalam hidup berjemaat dan bermasyarakat maka tidak dapat dipungkiri bahwa perilaku remaja telah terjerat pada kebiasaan minum minuman keras yang akhirnya berdampak pada fisik dan mental dari remaja itu sendiri Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen sebagai alat pengumpulan data. hasil penelitian maka minuman keras telah mengancam masa depan Gereja. Untuk itu mengantisipasi meluasnya kebiasaan minum minuman keras bagi remaja maka gereja perlu melakukan pendampingan pastoral bagi remaja demi penyembuhan (healing) dari sikap ketergantungan pada minuman keras. Implikasi penelitian ini dapat berguna bagi pengembangan teologi pastoral bagi pelayanan gereja. Artikel ini disusun dengan menguraikan apa itu pendampingan Pastoral, apa itu fungsi Pendampingan Pastoral, apa itu remaja, apa itu minuman keras, dan bagaimana pendampingan pastoral oleh Gereja. Artikel ini berakhir dengan kesimpulan dari penulis.

Diterbitkan
2021-07-20
Bagian
Articles