“Mendengar dan Melakukan Perintah Tuhan Mendatangkan Berkat” Kajian Hermeneutik Kritik Historis Terhadap Ulangan 28: 1-14
Abstrak
Berkat merupakan anugerah atau hadiah yang Tuhan berikan dalam kehidupan manusia. Ada yang mau merasakan dan menikmati berkat Tuhan tetapi kehidupan yang dilajani tidak mencerminkan ketaatan pada Tuhan. Bahkan ketika memperoleh berkat menjadi lupa diri hingga lupa mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat yang dinikmati. Dalam Ulangan 28:1-14, ketika bangsa Israel akan memasuki tanah Kanaan dan tinggal di tanah perjanjian yang diberikan TUHAN Allah kepada mereka, Musa berpidato di mana ia berbicara tentang hal yang mengingatkan kepada bangsa Israel untuk setia mendengar perintah Tuhan dan mau taat kepada-Nya. Janji ketika mereka mau taat dan setia kepada-Nya adalah berkat yang berlimpah yang akan Tuhan berikan bagi mereka tapi jika mereka melanggar maka ada kutuk yang akan menimpa mereka. Karya Ilmiah ini menggunakan metode Hermeneutik kritik historis supaya dapat memperoleh makna dan Teologi yang tepat mengenai ketaatan kepada Tuhan, adalah kunci utama orang percaya untuk memperoleh berkat yang asalnya dari pada Tuhan.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International
for details please go to Copyright Notice Page
