https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/issue/feedJurnal Teologi: MUNTEP2026-04-02T04:59:42+00:00Ramli Sarimbangun[email protected]Open Journal Systems<p data-start="0" data-end="542"><strong data-start="0" data-end="26">Jurnal Teologi: Muntep</strong> adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Teologi UKIT, yang berfokus pada kajian teologi, spiritualitas, dan refleksi iman dalam kehidupan jemaat dan masyarakat. Nama <em data-start="207" data-end="215">Muntep</em>, yang dalam bahasa Minahasa berarti <em data-start="252" data-end="259" data-is-only-node="">masuk</em>, melambangkan perjalanan intelektual dan spiritual dalam memahami serta mendalami kebenaran ilahi. Selain itu juga berartimasuk dalam ruang Panggilan Injili secara biblis untuk menjadi berkat dalam ruang berteologi dalam berbagai lintas ilmu teologi yang punyai nilai edukasi bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di bidang Teologi. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, teolog, dan praktisi untuk berdialog secara kritis dan eksploratif mengenai berbagai isu teologi dalam konteks sosial, budaya, dan historis.</p> <p data-start="544" data-end="1028">Jurnal ini mencakup berbagai bidang kajian teologi, termasuk perkembangan teologi dan keagamaan, hermeneutik Perjanjian Lama dan Baru, pendidikan agama Kristen, etika dan praksis Kristen, teologi sistematika, praktik dan konseling pastoral, agama-agama, serta misiologi dan sejarah gereja. Dengan cakupan yang luas, <em data-start="847" data-end="871">Jurnal Teologi: Muntep</em> menghadirkan pemikiran yang mendalam dan analitis, yang tidak hanya bersifat akademis tetapi juga memiliki relevansi bagi kehidupan gereja dan masyarakat.</p> <p data-start="1030" data-end="1399" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui publikasi ini, Fakultas Teologi UKIT berupaya mendorong penelitian yang berkualitas dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu teologi yang kontekstual dan aplikatif. Diharapkan jurnal ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi para peneliti, pendidik, dan praktisi teologi dalam menggali dan memahami lebih dalam dinamika iman Kristen di tengah perkembangan zaman.</p> <div id="simple-translate" class="simple-translate-system-theme"> <div> <div class="simple-translate-button isShow" style="background-image: url('moz-extension://fa4ece91-caa1-4351-af9e-c6f637bce2ff/icons/512.png'); height: 22px; width: 22px; top: 34px; left: -6px;"> </div> <div class="simple-translate-panel " style="width: 300px; height: 200px; top: 0px; left: 0px; font-size: 13px;"> <div class="simple-translate-result-wrapper" style="overflow: hidden;"> <div class="simple-translate-move" draggable="true"> </div> <div class="simple-translate-result-contents"> <p class="simple-translate-result" dir="auto"> </p> <p class="simple-translate-candidate" dir="auto"> </p> </div> </div> </div> </div> </div>https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/284Relevansi Doktrin Providensia Dei Menurut Calvin Bagi Kinerja Pelayan Khusus Di GMIM2026-03-30T05:42:43+00:00Stey Wawo[email protected]Henny William Booth Sumakul[email protected]Riedel Ch. Gosal[email protected]<p>Kurangnya pemahaman pelayan khusus terhadap doktrin <em>Providentia Dei</em> sering membuat pelayanan dijalankan secara fungsional tanpa kesadaran akan kedaulatan dan penyertaan Allah dalam setiap aspek kehidupan gerejawi. Padahal, menurut John Calvin, <em>Providentia Dei</em> menegaskan bahwa Allah memelihara, mengatur, dan menuntun seluruh ciptaan sesuai dengan kehendak-Nya yang berdaulat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi doktrin tersebut terhadap peningkatan spiritualitas, etos kerja, dan keteguhan pelayan khusus dalam konteks Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif teologis dengan analisis dogmatis-normatif terhadap karya Calvin serta refleksi kontekstual atas praksis pelayanan di GMIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar tentang <em>Providentia Dei</em> menumbuhkan kesadaran bahwa setiap tugas pelayanan merupakan bagian dari karya pemeliharaan Allah yang terus berlangsung dalam dunia.Implikasinya, doktrin ini menjadi dasar teologis bagi pembinaan rohani dan profesionalisme pelayan khusus.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEPhttps://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/325Membangun Fondasi Spiritual di Era Metamodernisme: Efektivitas Pelayanan Pastoral Terhadap Pembentukan Karakter Generasi Alpha2026-04-02T04:59:04+00:00Yansye Christine Rengkung[email protected]<p>Generasi Alpha, sangat dibentuk oleh lingkungan digital dan berada di antara modernisme yang skeptis dan inovasi postmodern, membutuhkan pendekatan pastoral yang inovatif. Era metamodern menciptakan lanskap spiritual yang kompleks, menuntut cara-cara baru untuk mengkomunikasikan nilai-nilai agama secara autentik, relevan, dan melampaui formalitas tradisional. Studi ini menganalisis sejauh mana strategi pelayanan pastoral saat ini, yang mengintegrasikan teknologi, empati, dan autentisitas, berhasil membentuk integritas moral dan kedewasaan spiritual Generasi Alpha. Menggunakan metode kualitatif berbasis tinjauan literatur komprehensif dan wawancara mendalam dengan para praktisi pastoral, hasilnya menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan sangat bergantung pada kemampuan praktisi menyediakan ruang bagi kerentanan yang selaras dengan mentalitas digital mereka. Studi ini menyimpulkan bahwa pelayanan pastoral harus bergeser dari model pendidikan kaku dan dogmatis menuju pendekatan adaptif dan reflektif, guna mempersiapkan Generasi Alpha menghadapi tantangan etika dan spiritual masa depan yang semakin kompleks.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Jurnal Teologi: MUNTEPhttps://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/324Membangun Kinerja Pelayanan Gereja yang Bersifat Solascriptura2026-04-02T04:59:19+00:00Adriana Malimbulun[email protected]<p>Penelitian ini mengkaji makna dan relevansi prinsip <em>Sola Scriptura</em> dalam membangun pelayanan gereja yang berakar pada otoritas Kitab Suci di tengah dinamika gereja kontemporer. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana prinsip <em>Sola Scriptura</em> dapat dipahami secara teologis dalam kerangka teologi kanonik-linguistik Kevin J. Vanhoozer serta implikasinya bagi pelayanan gereja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis terhadap literatur teologi yang berkaitan dengan doktrin <em>Sola Scriptura</em> dan pemikiran Vanhoozer. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam perspektif teologi dramatik Vanhoozer, Alkitab dipahami sebagai tindakan komunikatif Allah yang hidup yang mengarahkan umat untuk berpartisipasi dalam drama penyelamatan-Nya. Gereja dipahami sebagai komunitas yang menafsirkan dan menampilkan makna Kitab Suci dalam kehidupan dan pelayanan. Dengan demikian, <em>Sola Scriptura</em> tidak hanya dipahami sebagai doktrin normatif mengenai otoritas Alkitab, tetapi juga sebagai prinsip teologis yang membentuk orientasi pelayanan gereja yang setia kepada Firman Tuhan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Jurnal Teologi: MUNTEPhttps://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/310Meninjau Kembali Ekologi Antroposentris Dalam Pertambangan Emas di Tinerungan Melalui Perspektif Ekoteologi2026-04-02T04:58:46+00:00Miguel Taroreh[email protected]<p>Penelitian ini mengkaji dampak ekologis dan sosial aktivitas pertambangan emas di Tinerungan, Kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung, melalui perspektif ekoteologi kontekstual. Aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT MSM dan PT TTN menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk degradasi lingkungan, konflik sosial, dan ketimpangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap sepuluh informan masyarakat Tinerungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma antroposentris yang menempatkan alam sebagai objek eksploitasi menjadi akar persoalan ekologis dan sosial. Berangkat dari temuan tersebut, penelitian ini tidak hanya menerapkan perspektif ekoteologi, tetapi juga menawarkan elaborasi etika ekologis Kristen berbasis pengalaman lokal masyarakat terdampak. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model ekoteologi kontekstual yang berakar pada realitas sosial ekologis masyarakat Tinerungan. Penelitian ini membangun kerangka etika yang menempatkan keadilan ekologis sebagai konsekuensi iman kepada Allah Pencipta, sehingga pemulihan lingkungan dipahami sebagai tanggung jawab spiritual dan moral masyarakat serta gereja.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Jurnal Teologi: MUNTEPhttps://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/321Teologi Perdamaian John Yoder sebagai Kritik Profetik terhadap Hegemoni Militer Amerika Serikat dan Iran Kontemporer2026-04-02T04:59:42+00:00Desy Yemima Sondakh[email protected]<p>Studi pustaka ini menelaah bagaimana teologi perdamaian John Howard Yoder mengkritik normalisasi kekerasan negara dalam eskalasi konflik Amerika Serikat–Iran periode 2020–2025. Analisis isi atas The Politics of Jesus dan literatur strategis menunjukkan bahwa embargo ekonomi, serangan drone, dan retorika militeristik kedua negara mereproduksi dominasi sambil menihilkan martabat manusia. Yoder menolak teori perang adil dan memandang gereja sebagai komunitas alternatif yang bersaksi melalui praksis non-kekerasan. Temuan menegaskan kebutuhan suara profetik yang menolak logika balas-membalas serta menuntut pertobatan structural, sekaligus membuka ruang refleksi etis lintas iman, memperkaya wacana teologi politik kontemporer, dan menawarkan kontribusi normative bagi perdamaian global yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Jurnal Teologi: MUNTEP