https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/issue/feed Jurnal Teologi: MUNTEP 2026-08-12T04:01:19+00:00 Ramli Sarimbangun [email protected] Open Journal Systems <p data-start="0" data-end="542"><strong data-start="0" data-end="26">Jurnal Teologi: Muntep</strong> adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Teologi UKIT, yang berfokus pada kajian teologi, spiritualitas, dan refleksi iman dalam kehidupan jemaat dan masyarakat. Nama <em data-start="207" data-end="215">Muntep</em>, yang dalam bahasa Minahasa berarti <em data-start="252" data-end="259" data-is-only-node="">masuk</em>, melambangkan perjalanan intelektual dan spiritual dalam memahami serta mendalami kebenaran ilahi. Selain itu juga berartimasuk dalam ruang Panggilan Injili secara biblis untuk menjadi berkat dalam ruang berteologi dalam berbagai lintas ilmu teologi yang punyai nilai edukasi bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di bidang Teologi. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, teolog, dan praktisi untuk berdialog secara kritis dan eksploratif mengenai berbagai isu teologi dalam konteks sosial, budaya, dan historis.</p> <p data-start="544" data-end="1028">Jurnal ini mencakup berbagai bidang kajian teologi, termasuk perkembangan teologi dan keagamaan, hermeneutik Perjanjian Lama dan Baru, pendidikan agama Kristen, etika dan praksis Kristen, teologi sistematika, praktik dan konseling pastoral, agama-agama, serta misiologi dan sejarah gereja. Dengan cakupan yang luas, <em data-start="847" data-end="871">Jurnal Teologi: Muntep</em> menghadirkan pemikiran yang mendalam dan analitis, yang tidak hanya bersifat akademis tetapi juga memiliki relevansi bagi kehidupan gereja dan masyarakat.</p> <p data-start="1030" data-end="1399" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui publikasi ini, Fakultas Teologi UKIT berupaya mendorong penelitian yang berkualitas dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu teologi yang kontekstual dan aplikatif. Diharapkan jurnal ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi para peneliti, pendidik, dan praktisi teologi dalam menggali dan memahami lebih dalam dinamika iman Kristen di tengah perkembangan zaman.</p> <div id="simple-translate" class="simple-translate-system-theme"> <div> <div class="simple-translate-button isShow" style="background-image: url('moz-extension://fa4ece91-caa1-4351-af9e-c6f637bce2ff/icons/512.png'); height: 22px; width: 22px; top: 34px; left: -6px;">&nbsp;</div> <div class="simple-translate-panel " style="width: 300px; height: 200px; top: 0px; left: 0px; font-size: 13px;"> <div class="simple-translate-result-wrapper" style="overflow: hidden;"> <div class="simple-translate-move" draggable="true">&nbsp;</div> <div class="simple-translate-result-contents"> <p class="simple-translate-result" dir="auto">&nbsp;</p> <p class="simple-translate-candidate" dir="auto">&nbsp;</p> </div> </div> </div> </div> </div> https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/309 Membangun Upaya Pengolahan Limbah Pembuangan Perusahan Kertas Berbasis Ekoteologi 2026-08-12T03:51:35+00:00 Devid Leonard Tinggogoy [email protected] <p>Penelitian ini menganalisis pengelolaan limbah industri kertas dalam perspektif ekoteologi yang menekankan integrasi iman dan tanggung jawab ekologis. Tujuan penelitian adalah mengkaji bagaimana prinsip ekoteologi diimplementasikan dalam praktik pengelolaan limbah serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis kebijakan, serta didukung observasi dan wawancara untuk memperoleh data yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti <em>Zero Liquid Discharge</em> (ZLD), daur ulang limbah padat, dan pengolahan biologis secara signifikan mengurangi pencemaran serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Temuan juga menunjukkan bahwa integrasi nilai ekoteologi dalam praktik industri memperkuat dimensi etis dan spiritual dalam pengelolaan lingkungan. Sinergi antara industri, pemerintah, dan komunitas keagamaan terbukti meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan. Penelitian ini menegaskan kontribusi ekoteologi sebagai kerangka normatif dan praktis dalam mendorong transformasi pengelolaan limbah menuju keberlanjutan yang holistik.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/432 Peningkatan Etos Pelayanan melalui Kerangka Berpikir Yohanes Calvin 2026-08-12T03:56:09+00:00 Christi Imanuela Tololiu [email protected] Roy Dekky Tamaweol [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan etos pelayanan melalui kerangka berpikir Yohanes Calvin yang menekankan kerja, panggilan, dan pengabdian sebagai bagian integral dari iman Kristen. Calvin menegaskan bahwa setiap pekerjaan dan pelayanan adalah panggilan ilahi yang harus dijalani dengan kesetiaan, disiplin, serta orientasi pada kemuliaan Allah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur terhadap karya-karya Calvin, khususnya Institutio: Pengajaran Agama Kristen, serta interpretasi teologis yang diperkaya dengan data lapangan melalui wawancara jemaat mengenai panggilan hidup dan etos pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemikiran Calvin membentuk etos pelayanan yang ditandai oleh kesadaran kuat akan panggilan Allah, pemaknaan kerja sehari-hari sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan, serta disiplin rohani (doa, pembacaan firman, dan ketaatan) yang secara nyata meningkatkan integritas, ketekunan, dan kualitas pelayanan di tengah jemaat. Dengan demikian, kerangka berpikir Calvin memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan etos pelayanan gereja di era modern.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/337 Menyatu dengan Alam: Menciptakan Makna Teologis Menyatu dengan Alam Pelaksanaan Perkemahan Anak Muda Kristen Melalui Kerangka Ekoteologi 2026-08-12T03:51:35+00:00 Wullan Tanessa Tudus [email protected] Juwintan Tumelap [email protected] <p>Penelitian ini membahas mengenai nilai-nilai ekoteologi dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam program perkemahan remaja GMIM di Wilayah Tomohon guna meningkatkan kesadaran ekologis peserta. Krisis lingkungan yang semakin mendesak menuntut gereja untuk berperan aktif dalam menanamkan etika lingkungan sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa perkemahan remaja GMIM di wilayah Tomohon. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pembina dan peserta, serta analisis dokumen program perkemahan. Hasil penelitian menunjukkan dengan ekoteologi, pendidikan iman ekologis, atau pembinaan remaja gereja dalam konteks ekologi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perkemahan remaja memiliki potensi besar sebagai wadah pembentukan karakter yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga ekologis.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/439 Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Minggu Melalui Kerangka Berpikir Lawrence Richards 2026-08-12T03:51:35+00:00 Elsye Angelia Suot [email protected] Nadia Chezia Sengke [email protected] Nanda Nikita Lombogia [email protected] <p>Penelitian ini membahas tentang peningkatan kapasitas guru Sekolah Minggu melalui kerangka berpikir Lawrence O. Richards. Guru Sekolah Minggu memiliki peran penting dalam membimbing anak-anak mengenal Kristus dan bertumbuh dalam iman sejak dini. Namun, tantangan yang dihadapi sering kali berkaitan dengan keterbatasan metode, pemahaman pedagogis, dan relevansi pengajaran. Richards menawarkan paradigma pendidikan Kristen yang berorientasi pada transformasi, bukan sekadar transfer informasi. Guru dipandang sebagai fasilitator yang mendampingi anak dalam memahami firman Tuhan secara kontekstual dan aplikatif. Dengan pendekatan ini, metode mengajar menjadi lebih kreatif, partisipatif, serta menekankan pengalaman langsung dalam kehidupan anak. Selain itu, dukungan gereja melalui pelatihan, penyediaan fasilitas, dan pendampingan rohani turut memperkuat efektivitas pelayanan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka berpikir Richards dapat menjadi landasan strategis untuk meningkatkan kapasitas guru Sekolah Minggu dalam melaksanakan tugas pengajaran yang relevan dan transformatif.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/415 Nilai-nilai Kerangka Ekologi Sebagai Upaya Pembentukan Etos Kerja Petani Generasi Z dalam Ekoteologi 2026-08-12T03:51:35+00:00 Tasya Refina Sondakh [email protected] Sara Josephine Saumana [email protected] Jesha Michelle Lontaan [email protected] <p>Petani adalah salah satu profesi pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung keberlangsungan hidup manusia. Penelitian ini berangkat dari realitas di lapangan yang menunjukkan adanya praktik pertanian oleh generasi Z sehingga perlu ada penanaman nilai-nilai ekoteologi sebagai landasan untuk membangun etos kerja pertanian yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi langsung di lapangan, wawancara bersama petani generasi Z, serta studi literatur yang berkaitan dengan ekoteologi. Hasil penelitian mengungkapkan adanya pola pemanfaatan lahan secara intensif. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai ekoteologi memiliki peranan penting dalam membentuk kesadaran di kalangan generasi Z agar lebih bijaksana dalam mengelola alam ciptaan secara berkelanjutan.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/408 Khotbah Untuk Semua: Sebuah Upaya untuk Memformulasikan Khotbah Intergenerasional sebagai Pelayanan yang Holisitik 2026-08-12T03:51:35+00:00 Putri Intan Gloria Sangkay [email protected] Syalomitha Fabiola Mantiri [email protected] Virnia Ester Pioh [email protected] <p>Artikel ini membahas pentingnya khotbah intergenerasional sebagai bentuk pelayanan holistik dalam kehidupan gereja. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana khotbah dapat menjangkau kebutuhan spiritual jemaat yang terdiri dari berbagai kelompok generasi dengan karakteristik yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan konsep khotbah intergenerasional yang relevan bagi seluruh generasi dalam jemaat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (<em>library research</em>) dengan menganalisis berbagai literatur teologi, homiletika, pendidikan Kristiani intergenerasional, dan teori generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khotbah intergenerasional perlu disusun secara kontekstual dengan memperhatikan karakteristik setiap generasi, menggunakan bahasa yang komunikatif, ilustrasi yang relevan, media yang sesuai, serta aplikasi yang dapat diterapkan oleh seluruh kelompok usia. Dengan demikian, khotbah intergenerasional dapat menjadi sarana pelayanan yang holistik dalam membangun keterlibatan, persekutuan, dan pertumbuhan iman jemaat lintas generasi.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/303 Analisis Konsep Exorcism Menurut Gabriele Amorth dan Mahasiswa Teologi STFT Pineleng 2026-08-12T04:01:19+00:00 Merry Lumowa [email protected] Peggy Sandra Tewu [email protected] <p>Penelitian ini mengkaji pemahaman dan praktik eksorsisme menurut Pastor Gabriele Amorth, salah satu imam eksorsis paling terkenal dalam Gereja Katolik. Eksorsisme dalam konteks Katolik bukanlah sekadar ritual pengusiran setan, melainkan bagian dari pelayanan pastoral Gereja untuk membebaskan umat dari gangguan roh jahat melalui kuasa nama Yesus Kristus. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendapatkan hasil yang maksimal peneliti menggunakan study kepustakaan dan wawancara kepada informan dari STF Pineleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengusiran setan lewat pandangan katolik adalah alkitabiah yang sesuai dengan ajaran Firman Tuhan.&nbsp; Eksorsisme bukan solusi tunggal, tetapi bagian dari proses pertobatan, sakramen, dan hidup suci. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dimensi teologis dan pastoral eksorsisme Katolik secara lebih komprehensif, khususnya dalam konteks pelayanan pembebasan rohani.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/427 Pentingnya Ber-Teologi Misi Penginjilan bagi Pelayan Khusus Gereja Masehi Injili di Minahasa 2026-08-12T03:51:35+00:00 Angelin Prily Katiandagho [email protected] <p><em>The purpose of this article is to examine and analyze the duties and responsibilities of special ministers (pastors, elders, deacons, and religious educators) within the GMIM regarding the lives of the congregation. By employing a qualitative approach through a literature review focused on the theological theme of evangelistic mission as it relates to church life, this study explores key aspects concerning the duties of special ministers within the GMIM. The research findings and discussion concluded that the theology of evangelistic mission is the work of God, for God, and for the glory of God. The mission of evangelism must be an integral part of the ministry of special ministers. Special ministers must be equipped through a process of foundational Christian faith education and the courage to proclaim the Gospel to the nations. In this way, special ministers do not remain stagnant in ministry limited to fulfilling congregational programs but actively engage in God’s mission—proclaiming the work of salvation that comes only through Jesus Christ.</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/413 Rekonsiliator atau Provokator: Gereja yang Mampu Mewujudkan Relasi yang Harmonis 2026-08-12T03:51:35+00:00 Cheilie Pongoh [email protected] Syne Rompis [email protected] <p>Penelitian ini mengkaji peran gereja dalam konflik antara umat Kristen dan penghayat kepercayaan Malesung, Organisasi Laroma di Desa Tondei. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara terhadap tiga pelayan khusus, tiga penghayat kepercayaan, dan dua masyarakat, serta observasi dan studi pustaka. Analisis menggunakan teori rekonsiliasi Miroslav Volf. Hasil menunjukkan gereja belum berperan aktif sebagai rekonsiliator, ditandai dengan ketiadaan mediasi, minimnya ruang dialog, serta rendahnya pemahaman terhadap Laroma yang memperkuat stigma dan eksklusi sosial. Sebaliknya, komunitas Laroma menunjukkan keterbukaan melalui partisipasi sosial dan upaya dialog. Temuan ini menegaskan pentingnya praksis rekonsiliasi yang dialogis dan inklusif dalam masyarakat majemuk.</p> 2026-07-01T07:23:29+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/muntep/article/view/434 Teologi Cangkir Kopi: Menciptakan Ruang Ketiga dalam Dimensi Koinonia melalui Perspektif Liquid Church 2026-08-12T03:51:35+00:00 Vellya C. O. Kenang [email protected] Sella M. C. Paningidang [email protected] Injilia Kaligis [email protected] <p>Artikel ini mengembangkan model “Teologi Cangkir Kopi” sebagai pendekatan kontekstual terhadap koinonia dalam ruang ketiga berbasis teologi publik. Penelitian ini menanggapi keterasingan spiritualitas urban di kawasan seperti Flamboyan dengan mereformulasi pendekatan <em>Liquid Church</em> ke dalam praksis yang berakar pada ruang sosial informal seperti warung kopi. Dengan memadukan refleksi teologis, analisis simbolik, dan pendekatan partisipatif-naratif, artikel ini menawarkan sintesis antara spiritualitas publik, simbolisme keseharian, dan jaringan koinonia cair. Simbol cangkir kopi ditafsirkan sebagai ikon baru bagi kehadiran gereja di luar institusi, yang menampung dialog iman dan solidaritas lintas batas sosial. Penelitian ini memperkaya studi teologi publik dan ekklesiologi kontekstual dengan mengartikulasikan perjumpaan iman dalam ruang-ruang non-liturgis yang otentik. Teologi tidak lagi dipahami secara eksklusif dalam ritus atau dogma, melainkan dalam dialog, keramahan, dan perjamuan harian. Pendekatan ini diusulkan sebagai paradigma misi gereja masa kini dalam konteks urban Asia Tenggara.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi: MUNTEP