Teologi Komparatif dan Dikotomi Kendali: Jembatan dari Ajaran Hindu menuju Area Kesesuaian dengan Pengajaran Kristen
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi model dialog antariman di tengah diversitas religius di Indonesia dengan mengintegrasikan metode Teologi Komparatif dan prinsip filosofis Dikotomi Kendali (Stoikisme). Masalah utama yang ditekankan adalah belum adanya kajian dialogis yang memanfaatkan prinsip etis-filosofis Stoikisme sebagai instrumen untuk mencari titik temu etis antara tradisi Hindu dan Kristen Protestan tanpa terjebak dalam sinkretisme doktrinal. Melalui metode kualitatif yang memadukan studi lapangan eksploratif (wawancara pandita) dan studi literatur teologis, draf argumen disusun secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya korespondensi nilai yang signifikan antara doktrin “kebebasan memilih” dalam Hindu dan konsep ketaatan volisional dalam teologi Reformed Kristen. Keduanya mengerucut pada prinsip Dikotomi Kendali: memfokuskan energi pada aspek internal yang dapat dikendalikan (ketaatan personal) dan menyerahkan aspek eksternal yang di luar kendali (respons pihak lain dan pertobatan) kepada kedaulatan Ilahi atau hukum universal. Model ini menawarkan paradigma baru bagi moralitas publik yang toleran dan minim konflik di ruang komunal.

