Rekonstruksi Makna Musik Gereja dalam Pandangan Jeremy Begbie di Tengah-Tengah Petugas Musik
Abstract
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi makna musik gereja melalui perspektif teologi Jeremy Begbie serta mengkaji bagaimana pemahaman tersebut dapat memperkuat pelayanan para petugas musik di GMIM Musafir Kasurtan Buha. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam bersama pendeta, penatua, diaken, petugas musik, dan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan, disiplin, koordinasi, dan kesadaran teologis sangat memengaruhi kualitas musik ibadah dan pengalaman rohani jemaat. Musik gereja tidak sekadar unsur estetika, tetapi medium teologis yang membentuk perjalanan iman melalui waktu, ketegangan, dan harmoni. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi makna musik gereja dapat meningkatkan kompetensi, motivasi, dan tanggung jawab spiritual petugas musik dalam mendukung ibadah yang bermakna.

