Model Kepemimpinan yang Melayani dalam Bingkai Teori Robert K. Greenleaf sebagai Upaya Memediasi Konflik Gereja
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis model kepemimpinan yang melayani dalam bingkai teori Robert K. Greenleaf sebagai upaya memediasi konflik gereja. Kepemimpinan yang otoriter pada akhirnya berujung pada pengambilan Keputusan yang tidak mempertimbangkan kepentingan Bersama sehingga melahirkan konflik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research) melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan mampu menciptakan komunikasi yang terbuka, membangun empati, mendorong dialog, dan memulihkan relasi antarjemaat. Prinsip-prinsip servant leadership Greenleaf memberikan landasan yang efektif bagi pemimpin gereja dalam memediasi konflik secara restoratif sehingga memperkuat persatuan, meningkatkan partisipasi jemaat, dan mendukung terciptanya pelayanan gereja yang lebih harmonis.

