Relevansi Doktrin Providensia Dei Menurut Calvin Bagi Kinerja Pelayan Khusus Di GMIM
Indonesia
Abstract
Kurangnya pemahaman pelayan khusus terhadap doktrin Providentia Dei sering membuat pelayanan dijalankan secara fungsional tanpa kesadaran akan kedaulatan dan penyertaan Allah dalam setiap aspek kehidupan gerejawi. Padahal, menurut John Calvin, Providentia Dei menegaskan bahwa Allah memelihara, mengatur, dan menuntun seluruh ciptaan sesuai dengan kehendak-Nya yang berdaulat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi doktrin tersebut terhadap peningkatan spiritualitas, etos kerja, dan keteguhan pelayan khusus dalam konteks Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif teologis dengan analisis dogmatis-normatif terhadap karya Calvin serta refleksi kontekstual atas praksis pelayanan di GMIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar tentang Providentia Dei menumbuhkan kesadaran bahwa setiap tugas pelayanan merupakan bagian dari karya pemeliharaan Allah yang terus berlangsung dalam dunia.Implikasinya, doktrin ini menjadi dasar teologis bagi pembinaan rohani dan profesionalisme pelayan khusus.

