Analisis Antara Konsep Ibadah Menurut J.L. Abineno dan Realitas Ibadah Pemuda Gereja Masa Kini
Abstract
Artikel ini menganalisis konsep ibadah dalam dua perspektif yang berbeda namun saling berkaitan, yaitu pemikiran J.L. Abineno dan pemahaman pemuda gereja masa kini. Abineno menekankan bahwa ibadah adalah respons umat terhadap inisiatif Allah yang dinyatakan dalam Kristus, yang diwujudkan melalui liturgi yang tertib, historis, dan membentuk kehidupan spiritual umat secara berkesinambungan. Di sisi lain, pemuda gereja masa kini cenderung menghayati ibadah secara ekspresif, kontekstual, dan relevan dengan realitas kehidupan mereka, dengan penekanan pada pengalaman personal dan dimensi emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis deskriptif-komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam bentuk dan penekanan, keduanya berakar pada kerinduan yang sama akan perjumpaan otentik dengan Allah dalam kehidupan beriman. Artikel ini memberikan kontribusi terhadap diskursus teologi praktika dengan menunjukkan titik temu antara formasi liturgis klasik dan ekspresi spiritual kontemporer dalam kerangka kontekstual Indonesia. Studi ini dilakukan dalam konteks pemuda gereja Protestan Indonesia.
Copyright (c) 2025 Jurnal Teologi: MUNTEP

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

